Pembelajaran Jalan Cepat Kurikulum 2013

Pembelajaran    Atletik    Jalan    Cepat    
   
Sekarang coba kamu baca tentang materi berikut ini.

1. Sejarah Jalan Cepat

Pada olahraga jalan cepat tidak diperkenankan langkah melayang atau membuat lompatan. Menurut aturannya, kaki pejalan cepat harus tetap di atas tanah dan sekurang-kurangnya satu kaki harus selalu menginjak tanah. Jalan cepat adalah suatu nomor atletik yang harus dilakukan dengan segala kesungguhan. Pertama kali diadakan pada tahun 1912 jalan cepat 10 km diselenggarakan pada lintasan sebagai salah satu nomor olimpiade tahun 1976 tercantum nomor jalan cepat 20 km, yang sejak 1956 dipertandingkan dalam olimpiade. Tetapi pada olimpiade tahun 1980 di Mokswa, jalan cepat 50 km dicantumkan lagi dalam nomor perlombaan. Pada tahun-tahun terakhir ini perlombaan jalan cepat mulai banyak penggemarnya dan dibicarakan. Dalam olimpiade modern perlombaan jalan cepat 20 km, dan 50 km telah lama menjadi nomor yang selalu diperlombakan. Di Indonesia perlombaan jalan cepat sebagai nomor yang diperlombakan pada kejuaraan nasional atletik tahun 1978. Jarak yang diperlombakan ialah untuk wanita: 5 km dan 10 km, dan untuk pria: 10 km dan 20 km.

2. Perbedaan antara Jalan Cepat dan Lari

Secara awam gerakan jalan dengan lari tidak ada perbedaan yang berarti. Baik jalan maupun lari adalah gerakan memindahkan badan ke depan dengan langkah-langkah kaki. Perbedaan jalan cepat dan lari adalah sebagai berikut.

Jalan cepat :  Pada gerakan jalan cepat selalu ada kaki yang kontak dengan tanah. Artinya, setiap saat salah satu kaki selalu kontak tanah.
Lari  : Dalam gerakan lari, ada saat melayang,  pada waktu melangkah. Artinya, pada  saat tertentu kedua kaki lepas atau tidak menyetuh/menginjak tanah.

3. Pembelajaran Teknik Jalan Cepat

Jalan cepat adalah gerak maju langkah kaki yang dilakukan sedemikian rupa sehingga kontak dengan tanah tetap terpelihara dan tidak terputus. Selama saat setiap langkah, kaki yang bergerak maju pejalan kaki harus berhubungan/menyentuh tanah sebelum kaki belakang meninggalkan tanah. Kaki penyangga harus diluruskan (tidak bengkok di lutut) untuk sekurang-kurangnya sesaat dalam posisi tegak/ vertikal. Di dalam perlombaan jalan cepat yang penting diperhatikan oleh setiap pejalan cepat adalah melakukan gerak langkah maju ke depan dengan salah satu kaki selalu tetap kontak dengan tanah. Artinya bahwa pada setiap akan melangkahkan kaki, salah satu kaki harus selalu tetap berhubungan atau menempel pada tanah. Akan tetapi mengingat dalam pelaksanaan perlombaan jalan cepat itu diawali dengan adanya pemberangkatan (start) dan diakhiri dengan melewati garis finish, maka untuk teknik jalan cepat ini dapat dibagi ke dalam tiga bagian, yaitu : teknik start, teknik jalan cepat, dan teknik melewati garis finish. Tanpa penguasaan teknik tersebut kamu tidak akan mendapatkan hasil yang maximal dalam perlombaan jalan cepat. Sekarang coba kamu baca berbagai macam teknik jalan cepat dengan cermat, kemudian berlatihlah bersama-sama teman-temanmu untuk mempraktekkannya, selanjutnya diskusikan bagaimana cara melakukan jalan cepat yang baik dan benar. Kamu harus yakin bahwa kamu bisa melakukannya, dengan  catatan kamu serius dan sepenuh hati melakukannya. Teknik jalan cepat akan diuraikan secara lengkap sebagai berikut. 

a. Start

 Start perlombaan jalan cepat dilakukan dengan start berdiri. Karena start pada jalan cepat ini kurang berpengaruh terhadap hasil perlombaan maka tidak ada teknik khusus yang harus dipelajari atau dilatih. Sikap start pada umumnya adalah sebagai berikut. Pada aba “bersedia”, atlet menepatkan kaki kiri di belakang garis start, kaki kanan di belakang kaki kiri, badan agak condong ke depan, tangan bergantung kendor. Pada “bunyi pistol” atau aba “Ya!”, segera langkahkan kaki kanan ke depan, dan terus jalan. 

b. Teknik Jalan Cepat

1) Langkah Dimulai dengan gerakan mengangkat paha kaki ayun ke depan, lutut terlipat, tungkai badan bergantung ke depan, karena ayunan paha ke depan tungkai bawah ikut terayun ke depan, lutut menjadi lurus, kemudian menapak ke tumit terlebih dahulu menyentuh tanah; bersamaan dengan ayunan kaki tersebut kaki tumpu menolak dengan mengangkat tumit selanjutnya ujung kaki tumpu lepas dari tanah berganti menjadi kaki ayun. 
2) Kecondongan badan sedikit ke depan dengan ayunan lengan. Siku dilipat lebih kurang 90 derajat, ayunan lengan arahnya lebih masuk, gerakan lengan seirama dengan langkah kaki. 
3) Amati dan rasakan koordinasi gerakan dan ayunan lengan.
4) Temukan pola yang paling sesuai buat dirimu.

c. Finish 

Tidak ada teknik khusus untuk finish ini. Umumnya jalan terus hingga melewati garis finish, baru dikendorkan kecepatan jalannya setelah melewati jarak lima meter. Untuk memperoleh langkahlangkah yang tidak sampai terangkat sehingga melayang, maka pemindahan berat badan dari satu kaki ke kaki lain harus nampak jelas pada gerak panggul.

4. Fase-fase Pembelajaran Teknik Jalan Cepat

a. Fase Tumpuan Dua Kaki

Fase gerakan tumpuan dua kaki ini terjadi sangat singkat. Pada saat kedua kaki menyentuh tanah, pada saat itu pula berakhir dorongan yang diikuti oleh gerakan tarikan. Tarikan ini lebih lama dan menyebabkan gerakan berlawanan antara bahu dan pinggul.


b. Fase Tarikan

Fase gerakan tarikan dimulai setelah gerakan terdahulu selesai. Gerakan ini dilakukan oleh kaki depan akibat kerja tumit dan koordinasi seluruh bagian badan. Gerakan ini selesai apabila badan berada di atas kaki penopang.


 c. Fase Relaksasi

Tahap ini barada antara selesainya fase tarikan dan awal dari fase dorongan kaki. Pinggang ada pada bidang yang sama dengan bahu. Lengan vertikal dan parallel di samping badan.


d. Fase Dorongan

Fase ini dilakukan apabila fase terdahulu selesai dan bila titik pusat gravitasi badan mengambil alih kaki tumpu. Kaki yang baru saja menyelesaikan tarikan mulai mengambil alih gerakan dorongan. Kaki yang lain bergerak maju dan diluruskan. Jangkauan gerak yang lebar di mana pinggang berada pada sisi yang sama, maju searah, memungkinkan suatu fleksibilitas yang besar dan memberi kaki dorong waktu yang lebih lama bekerja dengan meluruskan pergelangan kaki. Lengan melakukan fungsi pengimbangan secara diametris/wajar berlawanan dengan kaki.


5. Pembelajaran Khusus Jalan Cepat

a. Pembelajaran Jalan Cepat Pada Lintasan Lurus

Cara melakukan jalan cepat pada lintasan lurus adalah sebagai  berikut.

1) Berjalan sepanjang lintasan dan upayakan agar telapak kaki mengikuti sebuah garis lurus.
2) Menjaga agar badan bergerak pada jalur lurus sehingga tidak terjadi pengurangan jangkauan langkah ataupun kecepatan. 
3) Berkonsentrasi pada gerak sebelah kaki dalam tahap penarikan dengan menancapkan tumit pada tanah dan berkonsentrasi pada gerak tersebut oleh kaki yang lain, kemudian perhatikan kedua kaki. 
4) Seperti Pembelajaran (3) tetapi berkonsentrasi pada kaki pendorong. 
5) Lakukan pembelajaran di atas berulang kali, pertama dengan satu kaki kemudian dengan kedua belah kaki. 
6) Dengan langkah terkontrol, lakukan langkah-langkah percepatan dan perubahan-perubahan irama jalan, pada jarakjarak yang pendek.  Amati dan rasakan koordinasi gerakan kaki, dan temukan pola yang sesuai buat dirimu.

b. Pembelajaran Jalan Cepat Pada Tikungan

 Cara melakukan jalan cepat pada tikungan adalah sebagai berikut :

1) Badan dan kepala diusahakan tetap vertikal, lengan bengkok pada siku dengan sudut ±90º.
2) Kaki belakang setelah melakukan dorongan dengan sempurna, bergerak maju ke depan, bengkok dan ujung jari kaki dekat dengan tanah. 
3) Kaki depan ditarik ke belakang dan diluruskan sampai mencapai penarikan dan dorongan. 
4) Kaki-kaki bergerak pada satu garis dalam arah jalan cepat dan titik pusat gravitasi menempuh jalur yang sama. Amati dan rasakan koordinasi gerakan kaki, dan temukan pola yang sesuai buat dirimu.

6. Jarak-jarak Pembelajaran Jalan Cepat

a. Pembelajaran Jalan Cepat Menempuh Jarak 200 Meter

Pembelajaran untuk jalan cepat terdiri atas pembelajaran teknik dan pembelajaran kekuatan, kecepatan, dan stamina. Jalan cepat menempuh jarak pendek dilakukan sambil memperhatikan secara terus-menerus kontak kaki dengan tanah, gerak lengan, dan kerja pinggung secara aktif. Pembelajaran bisa dilakukan dengan cara naik dan turun bukit, berbaris dengan langkah besar, jalan cepat dengan berbagai kecepatan, pembelajaran senam untuk memudahkan gerak pinggung dan bahu, dan untuk menguatkan otot-otot kaki, perut, dan punggung.
Pembelajaran jalan cepat menempuh jarak 200 meter dilakukan dengan cara sebagai berikut.

1) Start Start perlombaan jalan cepat dilakukan dengan start berdiri. Karena start pada jalan cepat ini kurang berpengaruh terhadap hasil perlombaan maka tidak ada teknik khusus yang harus dipelajari atau dilatih.Sikap start pada umumnya adalah sebagai berikut. Pada aba “bersedia”, atlet menepatkan kaki kiri di belakang garis start, kaki kanan di belakang kaki kiri, badan agak condong ke depan, tangan bergantung kendor. Pada “bunyi pistol” atau aba “Ya!”, segera langkahkan kaki kanan ke depan, dan terus jalan.
2) Langkah Dimulai dengan gerakan mengangkat paha kaki ayun ke depan, lutut terlipat, tungkai badan bergantung ke depan, karena ayunan paha ke depan tungkai bawah ikut terayun ke depan, lutut menjadi lurus, kemudian menapak ke tumit terlebih dahulu menyentuh tanah; bersamaan dengan ayunan kaki tersebut kaki tumpu menolak dengan mengangkat tumit selanjutnya ujung kaki tumpu lepas dari tanah berganti menjadi kaki ayun.
3) Kecondongan Badan Sedikit ke Depan dengan Ayunan Lengan Siku dilipat lebih kurang 90 derajat, ayunan lengan arahnya lebih masuk, gerakan lengan seirama dengan langkah kaki.
4) Finish Tidak ada teknik khusus untuk finish ini. Umumnya jalan terus hingga melewati garis finish, baru dikendorkan keceppatan jalannya setelah melewati jarak lima meter. Untuk memperoleh langkahlangkah yang tidak sampai terangkat sehingga melayang, maka pemindahan berat badan dari satu kaki ke kaki lain harus nampak jelas pada gerak panggul. Pembelajaran jalan cepat menempuh jarak 200 meter dilakukan dengan kecepatan maksimal (pengerahan tanaga 85-95%) dilakukan dengan pengulangan 10-15 kali dengan istirahat atau pemulihan tenaga 2-3 menit.

b. Pembelajaran Jalan Cepat Menempuh Jarak 500 Meter

Pembelajaran jalan cepat dengan menempuh jarak 500 meter sama dengan pembelajaran jalan cepat menempuh jarak 200 meter, akan tetapi dilakukan dengan kecepatan sub-maksimal dengan pengulangan antara 6-12 kali dengan istirahat atau pemulihan antara 3-4 menit. Setelah melakukan gerakan-gerakan di atas dilanjutkan dengan pembelajaran jalan cepat menempuh jarak 1.000 meter. Pembelajaran ini dilakukan sama dengan pembelajaran di atas, akan tetapi dilakukan dalam berntuk perlombaan, yaitu dimulai dari gerakan start berdiri sampai dengan finish.


7. Hal-hal yang Perlu Dihindari dan Diutamakan dalam Jalan   Cepat

a. Hal-hal yang perlu dihindari dalam jalan cepat 

1) Kehilangan hubungan/kontak dengan tanah (terlepas dari permukaan tanah dan ada saat melayang). 
2) Kecondongan badan terlalu ke depan atau tertinggal di belakang. 
3) Menarik atau menurunkan titik pusat gravitasi badan. 
4) Mendorong titik gravitasi menurut jalur yang zig-zag. 
5) Langkah terlalu pendek.

b. Hal-hal yang perlu diutamakan dalam jalan cepat 

1) Pelihara lutut tetap lurus pada saat/fase menumpu. 
2) Perkuatlah otot-otot belakang/punggung dan otot-otot daerah perut. 
3) Cegahlah badan dan lengan diangkat terlalu tinggi. 
4) Gerakkan kaki pada/di atas garis lurus. 
5) Lakukan daya dorong yang penuh, gunakan gerak lengan yang mudah dan gerakan yang baik dari pinggang. 

sumber :  Buku PJOK SMP kelas VII Kurikulum 2013

Subscribe to receive free email updates:

24 Responses to "Pembelajaran Jalan Cepat Kurikulum 2013"

  1. iya gan.. tapi kalau jalan cepat ini kaki dengan tanah harus selalu kontak gan

    ReplyDelete
  2. Biasanya perlu pemanasan atau peregangan ngk gan?

    ReplyDelete
  3. perlu gan.. pemanasannya dierbanyak dibagian paha danbetis gan.. karena kedua organ tersebut merupakan organ yang utama gan

    ReplyDelete
  4. Jalan Cepat itu ada tekniknya ya? Saya kira tinggal jalan saja secepat mungkin tanpa ada teknik-tekniknya.
    Lengkap benar teknik cara jalan cepat yang benar itu, gan.
    Edukasi banget nih!
    Makasih buat ilmunya, gan!

    ReplyDelete
  5. iya gan sama sama.. alhamdulillah.. semoga bermanfaat ya gan

    ReplyDelete
  6. Sudah saya duga pasti ada tekniknya gan, nice info gan, terimakasih :D

    ReplyDelete
  7. iya gan sama sama... semoga bermanfaat yaa gan..

    ReplyDelete
  8. kirain sama aja antara jalan cepat dan lari, ternyata salah. makasih gan ilmunya.

    ReplyDelete
  9. Mantap.. Themenya bagus dan unik. makasih atas kunjungannya ke Tutorial Linux gan..

    ReplyDelete
  10. iya gan sama sama.. thanks sudah berkunjung kemari

    ReplyDelete
  11. dari dulu kalo disuruh jalan cepat ane malah lari kecil. ternyata beda toh.. nambah ilmu deh.. makasih gan.

    ReplyDelete
  12. Bung Amiee iya gan terdapat perbedaan yang sangat mencolok gan..

    Bung Nurfaizi terima kasih gan

    Bung Tanto Ammiinn gan.. masih kuliah gan...

    ReplyDelete
  13. Bagus banget artikelnya, klo pengalaman saya pas lari klo berhenti malah tambah males lari lagi klo terus tanpa henti malah semakin kuat kenapa yh?

    ReplyDelete
  14. Atlit jalan cepat dalam perlombaan akan diberi peringatan bila melanggat peraturan perlombaan sebanyak berapa kali?

    ReplyDelete
  15. Atlit jalan cepat dalam perlombaan akan diberi peringatan bila melanggat peraturan perlombaan sebanyak berapa kali?

    ReplyDelete
  16. Atlit jalan cepat dalam perlombaan akan diberi peringatan bila melanggat peraturan perlombaan sebanyak berapa kali?

    ReplyDelete
  17. Artikel lenkap sangat menarik untuk jadi bahan acuan pembelajar...
    kami juga membahas hal yang serupa yang bisa di jadikan sumber acuan rfrensi lain teknik jalan cepat semoga bisa bermanfaat...

    ReplyDelete
  18. Nikmati Bonus-Bonus Menarik Yang Bisa Anda Dapatkan Di Situs Kami
    LegendaPelangi.com
    Situs Resmi, Aman Dan Terpercaya ^^

    Kami Hadirkan 7 Permainan 100% FairPlay :

    - Domino99
    - BandarQ
    - Poker
    - AduQ
    - Capsa Susun
    - Bandar Poker
    - Sakong Online

    Fasilitas BANK yang di sediakan :

    - BCA
    - Mandiri
    - BNI
    - BRI
    - Danamon

    Untuk info lebih jelas silahkan hubungi CS kami
    -BBM : 2AE190C9
    -Loginsite : Legendapelangi.com

    ReplyDelete

Langkah-Langkah Pengembangan Penilaian Teknik Tes

                     Langkah Pengembangan Penilaian 1.       Langkah-langkah pengembangan Penilaian teknik tes a)           ...