Pola Hidup Sehat Dalam Kehidupan Sehari-Hari [Part 1]

Aaslamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

didin malam hari ini kembali lagi  untuk memberikan informasi terkait pola hidup sehat. semoga bermnfaat untuk semuanya.. silahkan di baca gan...

A.    Pola    Hidup    Sehat

Siapakah di antara kamu yang tidak ingin memiliki tubuh yang sehat dan kuat? Setiap orang pasti menginginkan tubuh yang sehat dan kuat. Agar tubuh kita sehat dan kuat maka kalian harus melakukan pola hidup sehat. Apakah pola hidup sehat itu? Perilaku-perilaku apa saja yang sesuai dengan pola hidup sehat? Hal-hal apa yang mempengaruhinya? Bagaimana cara menerapkan dalam kehidupan kalian? Agar kalian bisa memahami tentang pola hidup sehat, pelajari materi ini dengan cermat!Sekarang coba kalian baca tentang materi berikut ini :

1.  Hakikat Hidup Sehat

Menurut Kementerian Kesehatan (2012:72) hidup sehat adalah hidup tanpa gangguan masalah kesehatan baik berupa penyakit-penyakit fisik (kondisi tubuh) maupun non fisik (kondisi jiwa, hati dan pikiran). Perilaku sehat merupakan tindakan yang dilakukan individu untuk memelihara dan meningkatkan kesehatannya, termasuk pencegahan penyakit, perawatan kebersihan diri, penjagaan kebugaran melalui olahraga serta makan makanan bergizi.

Praktik perilaku hidup sehat dilakukan sebagai upaya untuk mendapatkan hidup sehat, atau secara sederhana dapat dikatakan sebagai hidup dengan cara yang sehat, untuk mendapatkan kesejahteraan badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan hidup produktif secara sosial maupun ekonomi. Perilaku hidup sehat sebagai perilaku proaktif untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah risiko terjadinya penyakit, melindungi diri dari ancaman penyakit, serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan masyarakat. 

Kesehatan sangatlah penting untuk meraih kebahagiaan hidup. Syarat utama seseorang dapat menikmati kebahagiaan dalam hidup ini adalah saat mereka memiliki kesehatan secara jasmani dan rohani. Hidup sehat menjadi cara seseorang untuk menuju kebahagiaan hidup. Bayangkan saja, jika kita mempunyai segudang kekayaan dan dikelilingi orang-orang tercinta di sekitar kita, akan tetapi kita dalam keadaan stress atau terbaring di rumah sakit, apakah kita akan merasakan kebahagiaan
secara sempurna. Oleh sebab itu, mulailah membiasakan hidup sehat. Sebab salah satu resep kebahagiaan ternyata adalah apabila kita bisa hidup dalam kondisi sehat.

2.  Hakikat Pola Hidup Sehat

Sehat sampai akhir hayat merupakan suatu dambaan semua orang selama hidup di dunia, Upaya pemeliharaan kesehatan tak akan berhasil jika tidak ada perubahan sikap mental dan perilaku. Dari berbagai macam penyakit yang ada sekarang ini, sumber akarnya tidak lain adalah pola hidup yang keliru. Bila kita menjalani pola hidup yang sehat dan benar, penyakit akan jauh dari kita.

Manusia merupakan satu kesatuan yang utuh antara jasmani dan rohani yang saling terkait yang tidak bisa dipisahkan, dengan kata lain apa yang mempengaruhi pikiran, akan mempengarui tubuh. Kondisi
kerohanian kita mempunyai pengaruh pada keadaan fisik kita dan begitu pula sebaliknya. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kebahagian dan tawa yang penuh kesenangan menghasilkan suatu perubahan yang besar dalam sistem kekebalan tubuh. Kita sebenarnya bisa menolong tubuh kita melawan penyakit dengan lebih baik yaitu dengan kegembiraan. Penelitian ini dapat mewujudkan bagaimana eratnya kerja sama antara pikiran dan tubuh.

Pola hidup sehat yang kita harapkan yaitu segala upaya untuk menerapkan kebiasaan yang baik dalam menciptakan hidup yang sehat dan menghindari kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan. Kesehatan bukanlah segala-galanya namun segala-galanya tanpa kesehatan tidak ada artinya. Bahkan sehat merupakan investasi, hak dan kewajiban setiap manusia.

Menurut Kotler (2002:192) yang dimakud dengan pola hidup sehat adalah hidup dengan pola atau gaya yang lebih fokus kepada hal hal kesehatan, baik itu makanan, perilaku, bahkan gaya hidup yang sangat berpengaruh kepada kesehatan dan menuju hidup yang sehat baik jasmani maupun rohani. Lebih lanjut Kotler mengemukakan bahwa pola hidup sehat adalah gambaran dari aktivitas atau kegiatan yang di dukung oleh keinginan dan minat dan bagaimana pikiran menjalaninya dalam berinteraksi dengan lingkungan.

Dari penyataan tersebut di atas, makin terasa bahwa sehat adalah kebutuhan dan milik kita yang harus diperjuangkan. Karena dengan pola hidup sehat, kita akan sehat lahir dan bathin, yaitu: merasa nyaman, aman dan tentaram, memiliki rasa percaya diri, sukses dalam pekerjaan, serta dapat menikmati kehidupan sosial di lingkungan keluarga, tetangga dan masyarakat.

Pola hidup sehat adalah suatu gaya hidup dengan memperhatikan faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi kesehatan, antara lain makanan dan olahraga. Pola hidup sehat menyangkut aturan untuk mencapai kesehatan jasmani dan rohani, sebab pengertian hidup sehat yang sempurna mencakup aspek keduanya. 

Pola-pola hidup sehat baik secara jasmani maupun rohani antara
lain sebagai berikut.

a.  Pola Meraih Kesehatan Jasmani

Sehat menurut Organisasi Kesehatan dunia atau WHO (World Health Organization) adalah segala bentuk kesehatan badan, rohani/mental dan bukan hanya keadaan bebas dari penyakit, cacat atau kelemahan-kelemahan. Sehat menurut Undang-Undang Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan seseorang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Kesehatan jasmani atau kesehatan badan dapat kita peroleh jika kita mampu menerapkan pola hidup sehat dengan baik dan benar. Berikut ini pola meraih kesehatan jasmani yang perlu diikuti antara lain sebagai berikut.

1)  Pola Makan yang Sehat

Tubuh akan selalu terpengaruh oleh makanan yang dikonsumsi. Makan makanan yang sehat dalam arti harus mengandung jumlah gizi yang seimbang. Agar selalu diingat kita harus memeriksa label makanan dan minuman yang kita beli baik menyangkut kandungan gizinya maupun tanggal kedaluarsanya, juga bagaimana makanan tersebut harus dimasak. 

2)  Minum Cukup Air

Minumlah air putih setidaknya enam sampai delapan gelas air setiap hari. Minum lebih banyak air setelah kita melakukan aktivitas fisik berat seperti olahraga. Minum yang cukup akan membantu menggantikan air yang hilang dan juga membersihkan racun dari tubuh. Minum banyak air sangat dianjurkan, akan tetapi hindari konsumsi minuman yang mengandung soda dan berkafein.

3)  Lakukan Olahraga yang Cukup

Olahraga yang teratur dan terukur akan membuat kondisi jasmani kita selalu terjaga. Di samping itu, dengan berolahraga juga membantu  mengatasi ketegangan mental kita. Selain itu, dengan berolahraga yang teratur juga akan memperlancar sirkulasi darah, memperkuat otot, dan meningkatkan kadar oksigen tubuh. Olahraga yang mudah dan murah dapat kita lakukan antara lain berjalan cepat, jogging atau bersepeda.

4)  Hindari Kebiasaan Buruk

Selain harus menjalankan kebiasaan baik, kita juga harus menjauhkan kebiasaan buruk, seperti makan makanan yang kurang bergizi, jajan sembarangan, merokok apalagi menyalahgunakan narkoba.

b.  Pola Meraih Kesehatan Rohani

Orang yang rohaninya sehat adalah mereka yang selalu bersyukur, bergembira atas nikmat yang diterimanya, merasa cukup, sabar, ikhlas, ikut senang tatkala temannya mendapatkan untung, ikut susah tatkala melihat temannya susah, selalu berusaha agar orang lain senang, tawakal dan mau menerima apa adanya. Semuanya ini adalah tanda-tanda seseorang yang sedang dalam keadaan sehat rohani.

Penyakit rohani bisa menimpa siapapun, baik kepada orang kaya maupun orang miskin, pejabat tinggi maupun rakyat biasa, orang pintar maupun kepada orang bodoh. Penyakit rohani ini, lebih membahayakan daripada sekedar penyakit fisik atau jasmani. Penyakit rohani tidak saja berdampak pada yang bersangkutan, tetapi justru berdapak pada orang lain. Orang yang terkena penyakit rohani, seperti dengki, iri hati atau hasut, maka orang-orang dekatnya, seperti teman atau tetangga, dan masyarakat lingkungannya akan terkena akibatnya.

Penyakit rohani, sekalipun tidak dirasakan, tetapi dampaknya cukup luas. Misalnya, di sekolah terdapat orang yang tidak sehat rohaninya kurang bersyukur, dengki, iri hati, hasut, maka sekolah itu secara keseluruhan bisa menjadi tidak sehat. Keadilan, kejujuran, kebenaran akan sulit diwujudkan, sebagai akibat dari adanya orang-orang yang kurang sehat rohaninya itu.

Agar selalu sehat secara rohani, maka kita perlu menerapkan pola hidup sehat seperti: rohani yang sehat, jiwa yang sehat, hati yang sehat, ruh yang sehat, keempatnya memiliki kedalaman makna yang sama. Kesehatan rohani menyangkut kondisi pikiran, hati dan ketentraman batin.

3.  Keuntungan dan Manfaat Penerapan Pola Hidup Sehat

Berikut ini merupakan beberapa manfaat yang dapat diperoleh seseorang yang telah melakukan dan menerapkan pola hidup sehat antara lain sebagai berikut.

a.  Dapat tidur dengan nyenyak.
b.  Dapat bekerja lebih maksimal serta meningkatkan kinerja.
c.  Dapat belajar dengan baik.
d.  Berpikiran positif dan sehat.
e.  Merasa damai, nyaman dan tentram.
f.  Memiliki penampilan yang sehat.
g.  Mendapatkan kehidupan dan interaksi sosial yang baik.
h.  Lebih percaya diri.
i.  Menghemat pengeluaran untuk kesehatan.
j.  Terhindar dari penyakit.

4.  Faktor-faktor  Penghalang dalam Menjaga Pola Hidup Sehat

Pola perilaku (behavioral patterns) akan selalu berbeda dalam situasi dan lingkungan sosial yang berbeda, dan senantiasa berubah, tidak ada yang menetap. Gaya hidup individu, yang dicirikan dengan pola perilaku individu, akan memberikan dampak pada kesehatan individu tersebut dan selanjutnya pada kesehatan orang lain. Dalam kesehatan, gaya hidup seseorang dapat diubah dengan cara memberdayakan individu agar merubah gaya hidupnya. Perubahan perlu dilakukan bukan pada
individu saja, tetapi juga pada lingkungan sosial dan kondisi kehidupan yang mempengaruhi pola perilakunya.

Saat ini, ada beberapa hal yang sering kita abaikan dalam menjalani hidup sehat, sehingga akibat buruk dari kebiasan tersebut menganggu kesehatan dan menyebabkan hidup tidak sehat. Kebiasaan buruk tersebut antara lain melewatkan sarapan, kurang minum air putih, kurang gerak, sampai dengan makan camilan berkalori tinggi. Hasil observasi pakar kesehatan menunjukkan bahwa ada beberapa pola perilaku buruk yang dapat menghalangi individu untuk menjalani hidup sehat, terutama pada remaja. Gaya hidup remaja harus dibimbing sejak dini sehingga tidak terpengaruh oleh berbagai perubahan lingkungan.

Perubahan gaya hidup masyarakat, berjalan seiring pertumbuhan ekonomi, sosial budaya teknologi yang gejala negatifnya sudah banyak dirasakan saat ini, seperti kurang gerak secara fisik, perilaku merokok, napza, minuman keras, gizi lebih, kurang sayur, kurang istirahat dan lain-lain. Berikut ini adalah gaya hidup remaja yang kurang baik atau menjauhkan diri dari pola hidup sehat.

a.  Kebiasaan Merokok

Salah satu kebiasaan jelek yang banyak dikerjakan orang adalah merokok. Sesuai dengan Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2004, merokok dimulai pada remaja umur 10 tahun. Remaja umur 15 sampai 19 tahun menduduki angka 60% sebagai perokok, 91 % para perokok mempunyai kebiasan merokok di rumah. Pada saat ini terdapat sekurang-kuarangnya 43 juta kaum ibu dan anak-anak yang terpapar asap rokok atau perokok pasif yang dapat menjadi faktor resiko penyakit tidak menular (PTM) lainya.

b.  Kurang Gerak Fisik

Kurang gerak (hipokinetik) merupakan kondisi tubuh yang kurang gerak. Perilaku aktivitas fisik kurang gerak secara nasional untuk penduduk umur 15 tahun keatas menunjukkan angka yang
mengkhawatirkan hanya 9% aja mereka yang melakukan olahraga untuk kesehatannya. Menurut WHO, 43% penyakit yang ada, berkaitan kaitanya dengan unsur kurang gerak.

c.  Pola Makan Tidak Seimbang

Pola makan yang tidak seimbang banyak dialami oleh masyarakat kita dan yang paling buruk adanya data kurang serat, kurang sayur dan buah mencapai 99%. Masalah kegemukan atau obesitas sudah dialami oleh anak-anak dan mencapai angka 11%.

Menurut Pete Cohen psikolog terkenal, bahwa tidak ada manusia lahir dengan kebiasaan buruk. Kebiasan ini dipelajari saat tumbuh dewasa. Cara yang paling baik untuk membuang kebiasaan buruk
yaitu mengantinyan dengan kebiasaan yang lebih baik yang menurut beberapa penelitian perlu pengulangan 20–30 kali untuk kemudian menjadi kebiasaan baru.

5.  Langkah-langkah Mencapai Pola Hidup Sehat

Tetap dalam keadaan sehat merupakan dambaan semua orang, agar dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari untuk bekerja menghidupi diri, keluarga, masyarakat dan bangsa. Pada Deklarasi Vientiane tentang gaya hidup sehat Asean, diartikan sebagai praktek perilaku dan praktek sosial yang mendukung kesehatan dan merupakan cerminan dari nilai-nilai dan jati diri dari kelompok dan masyarakat dimana penduduk hidup dan menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk memenuhi kehidupan ekonomi, sosial dan lingkungan fisik.

Kesehatan dipengaruhi banyak faktor, ada faktor bawaan, faktor yang didapat sejak lahir dan faktor lingkungan. Ada yang bisa disikapi atau disiasati tapi ada yang harus diterima apa adanya, kalau  orang yang tinggal di kota harus bersiap untuk menghirup udara yang tercemar polusi, bekerja malam harus mengorbankan tidur malam dan sebagainya.

Hidup sehat dan benar itu hanya dengan empat kalimat, yaitu: makan yang pantas, berolahraga dengan teratur, stop rokok dan alkohol, serta mental dan bathin tenang dan seimbang. Dengan empat kalimat tersebut menurut sebuah penelitian, penyakit tekanan darah tinggi berkurang 55%, stroke dan jantung koroner berkurang 75%, diabetes berkurang 50%, tumor berkurang 35%, dan usia rata-rata dapat diperpanjang 10 tahun ke atas dari rata-rata usia harapan hidup manusia.

Oleh karena itu, untuk mewujudkan semua hal tersebut, maka ada enam tips mengenai cara menghargai hidup agar berjalan dengan teratur dan sesuai dengan yang diharapkan. Tips tersebut antara lain :

a.  Udara Bersih

Udara bersih dan segar merupakan hal pokok untuk hidup sehat. Sepanjang hari dan saat tidur malam hari, ventilasi yang cukup dalam rumah dan tempat kerja menjamin bahwa darah kita akan selalu mendistribusikan cukup oksigen pada setiap jaringan tubuh. Menghirup udara pagi juga merupakan salah satu cara yang baik untuk melancarkan kelangsungan oksigen didalam tubuh.

b.  Sinar Matahari

  Sinar matahari bermanfaat bagi tubuh apabila tidak berlebihan dan diperoleh pagi hari. Cahaya matahari banyak memberikan keuntungan, di antaranya adalah sebagai berikut. 

1)  15–30 menit di bawah sinar matahari tiap harinya baik pagi maupun sore membantu tubuh untuk mensintesa vitamin. Contohnya vitamin D yang berguna untuk menghasilkan Ca dan F yang berfungsi dalam membangun dan memperbaiki tulang.
2)  Cahaya matahari bisa membunuh bakteri.
3) Cahaya matahari menolong seseorang untuk beradaptasi dengan dunia malam atau depresi terhadap musin dingin.

c.  Istirahat

Tubuh harus dapat istirahat untuk memperbaiki dirinya sendiri. Kita harus menyediakan waktu berekreasi dan beristirahat untuk menghilangkan ketegangan dalam pekerjaan. Tanpa istirahat yang cukup orang sering kali gugup tiap kali berbicara, depresi dan mudah tersinggung, maka istirahat yang cukup itu perlu.

d.  Gerak Badan

  Gerak badan atau olahraga penting bagi kesehatan kita, karena :

1)  Gerakan badan membantu untuk menormalkan tekanan darah.
2)  Gerakan badan membiarkan lebih banyak darah mencapai setiap jaringan tubuh untuk mempertahakan kehangatan.
3)  Gerakan badan memberikan energi listrik ke otak dan sel-sel saraf, hal ini memberikan kesehatan dengan merangsang sistem kekebalan tubuh.
4)  Gerakan badan menjaga badan agar tampak segar dan bugar.

e.  Air

Air sangat dibutuhkan setiap sel dalam tubuh kita. Oleh karena itu, kita harus banyak minum air. Hal itu perlu dilakukan karena hal berikut.

1)  Dalam ukuran berat, tubuh berisi kurang lebih 70 % air.
2)  Tubuh membutuhkan kira-kira dua liter air setiap harinya untuk menjalankan setiap fungsinya, sebagian dari fungsi itu termasuk sirkulasi darah, pembuangan, penyaluran gizi, dan pencernaan.
3)  Kadar air di dalam sel kira-kira 70-85 % sehinga kita menjaga keseimbangannya dengan minum air secukupnya. Selain minum air, mandi dengan air dingin atau hangat pun juga mempergaruhi hidup sehat. Karena hal tersebut dapat meningkatkan sirkulasi dan menambah energi bagi tubuh dan pikiran juga dapat mengendurkan saraf yang terganggu. 

f.  Gizi yang Benar

Saat penciptaan, Allah mengintruksikan Adam dan Hawa untuk makan-makanan berupa kacang-kacangan, biji-bijian, buah-buahan, hal itu karena daging hewan yang mengandung lemak, jenuh kolesterol dapat meningkatakan resiko tekanan darah tinggi, stroke, sakit gula, dan lain-lain.

Menurut penelitian, orang yang sering mengkonsumsi sayur-sayuran atau vegetarian lebih sehat dan hidup lebih lama. Untuk itu cobalah untuk kembali mengkonsumsi sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan sebagainya. Agar hidup bisa lebih sehat maka pilihlah menu makanan sebagai berikut.

1)  Meningkatkan jumlah lemak tidak jenuh ganda dalam makanan.
2)  Memilih makanan yang berserat tinggi.
3)  Mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan yang berserat.

Selain enam prinsip rahasia hidup sehat di atas, kita juga harus tahu sepuluh prinsip hidup seimbang. Karena hidup seimbang mengarahkan kita untuk hidup lebih sehat lagi. Sepuluh prinsip tersebut adalah sebagai berikut.

1)  Jangan merasa tidak mempunyai waktu untuk semua yang berkaitan dengan diri sendiri.
2)  Berlibur
3)  Belajar untuk menghadapi semua perubahan hidup.
4)  Berpikir positif dalam menghadapi berbagai masalah.
5)  Usahakan realistis terhadap kondisi yang ada.
6)  Berusaha berdamai dengan kondisi yang tidak disukai.
7)  Mengatur waktu seefektif mungkin.
8)  Menyadari bahwa tidak semua hal bisa kita capai.
9)  Mencoba menerima kondisi yang ada, karena sesulit apapun masalah pasti ada jalan keluarnya.
10)  Ketika kita tidak menyukai sesuatu kita harus berfikir positif bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna.

6.  Cara Hidup Sehat

Untuk memperoleh tubuh yang sehat, tidak harus dengan pola hidup yang serba mahal. Karena semua itu dapat dilakukan tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal. Semua dapat diperoleh dengan mudah dan murah. Hidup sehat harus diawali dengan perubahan yang kecil terlebih dahulu.

Beberapa hal yang harus dilakukan cukup simpel, hanya perlu melakukan tiga langkah pokok sebagai berikut.

Langkah pertama adalah olahraga. Olahraga adalah hal termudah untuk dilakukan agar tubuh tetap sehat. Jenis olahraga yang dilakukan untuk membantu metabolisme di dalam tubuh. Manfaat dari olahraga antara lain sebagai berikut.

a.  Mengurangi resiko penyakit jantung, stroke dan diabetes.
b.  Meningkatkan kemampuan untuk bergerak.
c.  Tetap menjaga fleksibilitas tubuh seiring dengan pertambahan usia.
d.  Menjaga kepadatan tulang.
e.  Mencegah  osteoporosis.
f.  Meningkatkan mood dan mengurangi gejala depresi.
g.  Meningkatkan kemampuan otak pada orang usia lanjut.

Langkah kedua adalah melakukan gerakan ringan, yaitu mengurangi ketidakaktifan, tanpa harus melakukan olahraga yang berat. Jika belum siap untuk melakukan program yang terjadwal, lakukan gerakan ringan terlebih dahulu. Kegiatan melakukan gerakan ringan antara lain sebagai berikut.

1)  Matikan televisi, bermainlah bersama teman, keluarga dan beraktifitas apa saja daripada duduk terdiam sambil menonton televisi.
2)  Cobalah untuk menyempatkan diri untuk berjalan kaki, tidak peduli berapa lama dan berapa jauh.
3)  Melakukan kegiatan di rumah seperti: membersihkan lantai rumah, merapikan dan menyapu halaman rumah.
4)  Berjalanlah sedikit ketika berbicara, misalkan sedang menelpon seseorang atau berbicara dengan orang lain, lakukan sambil berjalan kecil.
5)  Buatlah jadwal untuk bergerak ringan daripada menghabiskan waktu duduk berdiam diri.

Langkah ketiga adalah makan yang cukup. Makan dengan gizi seimbang dan cukup adalah salah satu penunjang untuk hidup sehat. Makanan yang harus ada dalam daftar menu sebagai berikut.

a)  Buah-buahan.
b)  Sayur-mayur.
c)  Makanan yang rendah lemak, seperti mengganti yang manis-manis dengan menggunakan gula rendah kalori. Mengganti susu yang rendah lemak.
d)  Makanan pengganti, maksudnya disini jangan terus-menerus mengkonsumsi makanan yang sama. Misalkan, ikan diganti daging, nasi diganti gandum dan begitu pula sebaliknya. Untuk membuat hidup menjadi lebih sehat, lakukan perubahan kecil terlebih dahulu. Agar lebih siap untuk menyusun program hidup sehat yang lebih tersusun.

7.  Melakukan Pola Hidup Sehat

Akhir-akhir ini gaya hidup yang dianut oleh orang modern cenderung instan. Segala sesuatu didapat dengan cara mudah dan cepat, kemudian menimbulkan rasa malas. Kebiasaan-kebiasaan itu membuat kualitas kesehatan menjadi menurun. Langkah-langkah melakukan pola hidup sehat antara lain sebagai berikut.

a.  Kurangi konsumsi makanan instan atau cepat saji. 
Pada makanan instan ada zat pengawet yang jika dikonsumsi secara berlebihan maka akan membahayakan kesehatan.

b.  Mulailah berolahraga secara rutin. 
Kesibukan memang terkadang membatasi kegiatan kita. Namun tidak ada alasan untuk tidak berolahraga. Olahraga tidak harus dilakukan di stadion saja. Misalnya, mulailah untuk menghindari lift dan memakai tangga secara manual. Selain dapat membakar kalori, naik tangga juga dapat menjadikan kaki lebih kuat. 

c.  Perbanyak konsumsi buah dan sayuran. 
buah dan sayuran adalah nutrisi yang diperlukan bagi tubuh. Selain memberikan asupan vitamin dan mineral yang penting bagi tubuh, serat yang ada pada kedua bahan makanan tersebut dapat berguna untuk mengikat zat-zat yang berbahaya bagi tubuh, misalnya lemak yang berlebihan. 

d.  Jauhi Narkoba. 
Pemakaian obat-obatan terlarang dapat dipastikan akan merusak kesehatanmu. Bukan hanya fisik, namun pemakaian Narkoba juga dapat merusak jaringan otak dan membuat mental seseorang terganggu.

e.  Perbanyak konsumsi air putih. 
Air putih dapat memberi asupan mineral yang diperlukan tubuh dan mencegah tubuh dari dehidrasi. 

f.  Hindari minuman beralkohol. 
Konsumsi alkohol berlebihan akan merusak hati.

g.  Hentikan kebiasaan merokok. 
Dari seluruh penelitian tentang kebiasaan merokok, seluruh hasilnya menunjukkan bahwa merokok itu dapat merugikan kesehatan.

8.  Usaha-usaha untuk Menerapkan Pola Hidup Sehat

Usaha-usaha untuk menerapkan pola hidup sehat adalah daya upaya manusia untuk memelihara dan mempertinggi derajat kesehatannya sendiri. Usaha-usaha penerapan pola hidup sehat antara lain sebagai berikut.

a.  Memelihara kebersihan.

1)  Badan : mandi, gosok gigi, cuci tangan dan sebagainya.
2)  Pakaian : dicuci, disetrika.
3)  Rumah dan lingkungannya : disapu, buang sampah, buang kotoran dan air limbah pada tempatnya.

b.  Makanan yang sehat.

  Bersih, bebas dari bibit penyakit, cukup kualitas dan kuantitasnya.

c.  Cara hidup yang teratur.

1)  Makan, tidur, bekerja dan beristirahat secara teratur.
2)  Rekreasi dan menikmati hiburan pada waktunya.

d.  Meningkatkan daya tahan tubuh dan kesemaptaan jasmani

1)  Vaksinasi untuk mendapatkan kekebalan terhadap penyakit-penyakit tertentu.
2)  Olahraga : aerobik secara teratur.

e.  Menghindari terjadinya penyakit.

1)  Menghindari kontak dengan sumber penularan penyakit baik yang berasal dari penderita maupun sumber-sumber yang lainnya.
2)  Menghindari pergaulan yang tidak baik.
3)  Selalu berpikir dan berbuat baik.
4)  Membiasakan diri untuk mematuhi aturan-aturan kesehatan.

f.  Meningkatkan taraf kecerdasan dan rohaniah.

1)  Patuh pada ajaran agama.
2)  Cukup santapan rohani.
3)  Meningkatkan pengetahuan baik dengan membaca buku-buku ilmu pengetahuan, menuntut ilmu di bangku sekolah ataupun dengan belajar dari pengalaman hidup.

g.  Melengkapi rumah dengan fasilitas-fasilitas yang menjamin hidup
sehat.

1)  Adanya sumber air yang baik.
2)  Adanya kakus yang sehat.
3)  Adanya tempat buang sampah dan air limbah yang baik.
4)  Adanya perlengkapan PPPK untuk menanggulangi kecelakaan/sakit yang mendadak.

h.  Pemeriksaan kesehatan.

1)  Secara periodik, pada waktu-waktu tertentu walaupun merasasehat.
2)  Segera memeriksakan diri bila merasa sakit.

9.  Usaha Kesehatan Sekolah

a.  Hakikat Usaha Kesehatan Sekolah

Usaha Kesehatan Sekolah atau UKS adalah upaya pendidikan dan Kesehatan yang dilaksanakan secara terpadu, sadar, berencana, terarah, dan bertanggung jawab dalam menanamkan, menumbuhkan, mengembangkan dan membimbing untuk menghayati, menyenangi dan melaksanakan prinsip hidup sehat dalam kehidupan peserta didik sehari-hari. 

Usaha Kesehatan Sekolah adalah wahana untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik sedini mungkin, merupakan perpaduan dua upaya dasar yaitu upaya pendidikan dan upaya kesehatan, yang pada giliranya nanti diharap.  Usaha Kesehatan Sekolah adalah segala usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kesehatan anak usia sekolah pada setiap jalur, jenis dan jenjang pendidikan. 

Tujuan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta derajat kesehatan peserta didik maupun warga belajar dan menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis serta optimal dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya.

b.  Ruang Lingkup Usaha Kesehatan Sekolah

Ruang lingkup UKS adalah ruang lingkup yang tercermin dalam Tiga Program Pokok Usaha Kesehatan Sekolah (TRIAS UKS), yaitu sebagai berikut:

1)    Penyelenggaraan Pendidikan Kesehatan, yang meliputi aspek:

a)  Meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampil  an untuk senantiasa berperilaku  hidup sehat.
b)  Penanaman perilaku/kebiasaan hidup sehat dan daya tangkal terhadap pengaruh buruk dari luar.
c)  Pelatihan dan penanaman pola hidup sehat agar dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

2)  Penyelenggaraan pelayanan Kesehatan disekolah antara lain dalam bentuk:

a)  Pelayanan kesehatan; termasuk KesehatanRepro  duksi Remaja (KRR).
b)  Pemeriksaan penjaringan kesehatanpeserta didik.
c)  Pemeriksaan berkala.
d)  Pengobatan ringan dan P3K maupun P3P.
e)  Pencegahan penyakit (Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN); Perilaku Hidup Bersih Sehat. (PHBS); Pendidikan Kecakapan Hidup Sehat atau Life Skills Education.
f)  Penyuluhan kesehatan dan konseling.
g)  Pengawasan warung sekolah.
h)  Pencatatan dan pelaporan tentang keadaan penyakit dan status gizi dan hal lainnya yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan.
i)  Rujukan kesehatan ke Puskesmas (Jika diperlukan).
j)  Pengukuran tingkat kebugaran jasmani.

Pembinaan Lingkungan Kehidupan Sekolah Sehat, baik fisik, mental, sosial maupun lingkungan yang meliputi:

a)  Pelaksanaan 7K (kebersihan, keindahan, kenyamanan, ketertiban, keamanan, kerindangan, kekeluargaan).
b)  Pembinaan dan pemeliharaan kesehatan lingkungan termasuk bebas asap rokok.
c)  Pembinaan kerja sama antar masyarakat sekolah (guru, murid, pegawai sekolah, orang tua murid dan masyarakat sekitar).

c.  Strata Pelaksanaan Kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah

Pelaksanaan UKS adalah jenjang atau tingkatan  dari suatu kondisi sekolah  dan atau Madrasah yang telah melaksanakan UKS, khususnya dalam mengembangkan tiga program pokok (Trias) UKS, yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkunngan sekolah sehat. Berikut ini adalah Strata pelaksanaan UKS di SMP/MTs, dengan tiga indikator, yaitu : Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan, dan Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat.

1)  Strata Pendidikan Kesehatan
Secara umum strata Pendidikan Kesehatan yang harus ada/di-laksanakan di SMP/MTs adalah:

a)  Pendidikan jasmani, Olahraga dan Kesehatan dilaksanakan secara kurikuler.
b)  Guru membuat rencana pembelajaran Pendidikan Kesehatan.
c)  Adanya buku pegangan guru tentang   Pendidikan Kesehatan.
d)  Ada buku bacaan yang berkaitan dengan Pendidikan Kesehatan.
e)  Ada guru Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan (PJOK).

2)  Strata Pelayanan Kesehatan
Secara umum strata Pelayanan Kesehatan yang harus ada/dilaksanakan di SMP/MTs adalah sebagai berikut.
a)  Dilaksanakannya penyuluhan kesehatan remaja;
b)  Penjaringan kesehatan;
c)  Pengukuran TB  dan  BB;
d)  Adanya Kegiatan P3K, P3P; dan
e)  Pengawasan warung/kantin sekolah.

3)  Strata Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat
Secara umum strata Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat yang harus ada/dilaksanakan di SMP/MTs adalah sebagai berikut.
a)  Ada air bersih.
b)  Ada tempat cuci tangan yang cukup.
c)  Ada WC/jamban yang berfungsi.
d)  Ada tempat sampah di setiap kelas.
e)  Ada saluran pembuangan air kotor   yang berfungsi.
f)  Ada halaman/pekarangan/lapangan untuk upacara dan Pendidikan Jasmani dan Olahraga.
g)  Ada Ruang UKS.
h)  Ada Poster bahaya rokok.
i)  Ada Poster yang berkaitan dengan kesehatan.
j)  Memiliki jadwal Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) atau 3M Plus (Menguras, Menutup dan Mengubur plus Abate),1 kali seminggu.
k)  Memiliki kantin/warung sekolah.
l)  Memiliki pagar sekolah/madrasah yang berfungsi dan aman.
m)  Memiliki ruang ibadah.
d.  Ruang Usaha Kesehatan Sekolah

Setiap SMP/MTs sebaiknya memiliki ruang UKS dengan perlengkapan antara lain sebagai berikut.

1)  Tempat tidur periksa/pasien.
2)  Timbangan berat badan, alat ukur tinggi badan,  snellen chart.
3)  Kotak P3K dan obat-obat P3K (seperti betadin, oralit, dan parasetamol).
4)  Lemari obat, buku rujukan, KMS, poster-poster, struktur organisasi, dan jadwal piket.
5)  Tempat cuci tangan/wastafel.
6)  Data angka kesakitan peserta didik dan buku tamu/buku kunjungan ke ruang UKS.
7)  Contoh-contoh model organ tubuh, dan rangka/torso.

sekian dulu informasi untuk "POLA HIDUP SEHAT DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI [PART 1] nantikan pola hidup sehat part 2 nya yaaa.. semoga bermanfaat untuk semuanya...

wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pola Hidup Sehat Dalam Kehidupan Sehari-Hari [Part 1]"

Post a Comment

Contoh soal ujian penjas SMP Sederajat

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat malam semuanya pada kesempatan kali inu ane Nur syamsudin fikri akan kembali memba...